| Tanggungjawab lingkungan bukan hanya guru biologi |
|
|
|
| Ditulis oleh PPLH Bali |
| Kamis, 10 April 2008 02:36 |
|
SMP Negeri Mendoyo – Jembrana ini hampir setiap hari tidak sepi dari kunjungan para tamu-tamu lokal, nasional dan internasional. Sekolah ini baru 7 (tujuh) tahun berdiri dan memiliki manajemen berbeda dengan sekolah negeri lainnya. Waktu belajar di sekolah ini dari jam 07.30 – 16.00 Wita. Sehingga tersedia asrama bagi murid yang rumahnya jauh dari sekolah. Selain sarana dan prasarana yang lengkap, sekolah ini memiliki tenaga pendidik ada 23 orang dan murid 350 anak. Padatnya kunjungan dan pemenuhan target kurikulum kepada siswa-siswinya ternyata tidak menurunkan prestasi. Sekolah ini juga masuk dalam barisan sekolah calon Adiwiyata yang mewakili Kota Bali. Persiapan menuju Sekolah Adiwiyata Bapak Gede Sunarya sebagai Kepala Sekolah terus meningkatkan kapasitias dan penyamaan persepsi kepada guru dan muridnya apa itu Sekolah Adiwiyata. Selama 2 (dua) hari 4 – 5 Januari 2008, seluruh guru dan 60 anak mewakili kelasnya masing-masing mendapatkan pelatihan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) dari PPLH Bali. Materi yang disampaikan mulai dari penyemaan persepsi lingkungan, program adiwiyata, pengembangan kurikulum PLH dan ditambahkan praktek sederhana pembuatan kompos, daur ulang kertas dan penjernihan air. Dengan pemantapan ini diharapkan seluruh guru-guru berpartisipasi sehingga tidak ada anggapan bahwa urusan pendidikan lingkungan hanya tanggungjawab guru biologi saja. |




