BahasaEnglish

  • Depan
  • Tentang Kami
    • Program
  • Kegiatan
  • Publikasi
  • Foto Gallery
  • Links
MOS – Masa Orientasi Siswa PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 22 Agustus 2009 02:49

Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Sedangkan jumlah air di muka bumi 97,47% berupa air asin di lautan, 2,53 % adalah air tawar yang belum tentu semuanya dapat dikonsumsi. Fakta ini memberikan gambarn jelas pada manusia bahwa air, yang merupakan salah satu sumber kehidupan, penting untuk dijaga kelestariannya. Namun berita kelangkaan air kerap terpampang di media-media. Menurut laporan MDG & rsquo;s ke PBB, sekitar 2,7 milliar penduduk bumi saat ini kehilangan akses air bersih. 72,5 penduduk indonesia sama sekali tidak punya akses sanitasi (air bersih, MCK).


Apa penyebabnya? Climate change, yang saat ini semakin kerap diperbincangkan telah mengakibatkan siklus alamiah terganggu. Musim berubah tidak tentu. Siklus air menjadi tidak stabil. Hal lain yang sangat memprihatinkan adalah pembalakn hutan liar secara besar-besaran yang telah berdampak buruk terhadap kelangsungan alam. Hutan, yang merupakan daerah resapan air, apabila terus berkurang maka diperkirakan tahun 2015 sekitar 4,5 milyar penduduk bumi akan kesulitan untuk mendapatkan akses air.

Apa yang dapat kita lakukan? Berbagi keprihatinan, meningkatkan kesadaran, berbagi mimpi dan harapan bersama sekitar 5000 remaja adalah sebuah langkah positif. Memperkenalkan kepada mereka fakta-fakta lingkungan yang semakin kritis, mengajak mereka membongkar harapan dan mimpi tentang air, sungai dan lingkungan, adalah satu langkah kecil untuk sebuah tujuan besar; pelestarian lingkungan.

Sebagai bentuk realisasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Denpasar bersama PPLH Bali mengadakan rood show ke 19 sekolah di Denpasar. Rood show tersebut dilaksanakan tepatnya tanggal 18 Juli 2008 sampai dengan 24 Juli 2008. Kegiatan tersebut merupaka workshop untuk siswa peserta MOS – Masa Orientasi Siswa.

Setiap harinya selama satu minggu Tim PPLH Bali beserta wakil dari DLH melakukan rood show ke sekolah-sekolah di denpasar sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. 3 sekolah dalam satu hari. Dengan jumlah siswa sekitar 300 anak per sekolah, dari 10 SMP dan 9 SMA. Rood show tersebut bertujuan untuk memberikan pengenalan pelestarian sungai kepada siswa sehubungan dengan Program Kali Bersih tahun 2008.

Memberikan pemahaman tentang pelestarian air sungai kepada 300 siswa dengan durasi waktu 90 menit merupakan sebuah tantangan. Tim PPLH Bali mrnghendaki adanya kerjasama dengan peserta workshop demi terciptanya metode belajar partisipatif. Berdiskusi dengan kawan, berkreatifitas, dan bermain sambil belajar adalah strategi yang digunakan oleh tim PPLH Bali.

Mengadopsi metode Vibrant, 4 in 1 adalah metode yang kami gunakan. Total peserta dibagi 4 kelompok besar yang kemudian tiap kelompok tersebut di pegang oleh satu orang tim dari PPLH Bali. Tiap tim bertanggung jawab menghandle satu kelompok besar, memecahnya menjadi kelompok-kelompok kecil dan memberikan tugas kepada mereka. Story Telling, Willingness Jinggle, Pictogram, dan Creative Song adalah nama-nama tugas yang akan mereka kerjakan. Satu kelompok kecil mengerjakan satu tugas.

Storry Telling, saling berbagi cerita dengan kawan adalah kata kunci dari tugas ini. Kelompok story telling diharapkan mampu berbagi cerita tentang kondisi sungai disekitranya. Kemudian mereka berdiskusi, merangkum cerita mereka dan mempresentasikannya dalam bentuk free presentation. Tidak sedikit dari peserta workshop kelompok ini yang memilih untuk menampilkan drama sebagai presentasinya. Namun ada juga yang menampilkan cerita bergambar, talk show, siaran TV, bahkan berpuisi.

Willingness Jinggle, sebuah teriakan yell harapan. Kelompok ini menggali ide melalui diskusi. Membagi mimpi dan harapan tentang air dan sungai dimasa depan, kelompok willingness jinggle harus mampu mengemas seruan harapan dan ajakan melalui sebuah yel. Mereka bebas menggunakan gambar-gambar untuk mempercantik yel yang mereka cipatakan.

Pictogram, menggali wawasan, harapan, dan mimpi tentang air dan sungai melalui kliping. Para peserta yang telah diinformasikan agar membawa majalah bekas memanfaatkanya untuk menyelasikan tugas pictogram. Kelompok pictogram harus mampu membuat display diatas kertas karton dengan potongan gambar-gambar dari majalah bekas. Display tersebut mewakili wawasan, harapan, atau mimpi mereka tentang air dan sungai. Selanjutnya mereka mempresentasikan display yang mereka buat.

Creative song, ”lewat lagu kita belajar” adalah motif tugas kelompok creative song. Kelompok ini diminta menciptakan lirik lagu bertemakan air dan sungai yang dapat mewakili pesan yang ingin mereka sampaikan. Kelompok creative song dapat memilih lagu favorite mereka dan mengubah liriknya. Melalui lagu, beberapa kelompok bercerita tentang kondisi sungai di Bali, fungsi air untuk kehidupan, ajakan melestarikan air, atau bahkan kecintaan mereka terhadap air bersih.

Metode 4 in 1, mengajak peserta untuk sejenak berfikir tentang alam dan sekitar, tentang air dan sungai. Mengajak mereka untuk sadar bahwa sesungguhnya mereka semua mempunyai harapan dan mimpi untuk lingkungan yang lebih baik. Presentasi yang mereka tampilkan juga membuat para guru menyadarai bahwa generasi muda punya hak dan bagian yang sama untuk menjaga lingkungan, dan bahwa para generasi muda memiliki semangat dan daya juang untuk melestarikan lingkungan.

Metode 4 in 1 hanya memakan waktu 40 menit saja. Sisa waktu yang ada digunakan untuk penjelasan singkat siklus air (untuk siswa SMP) atau fenomena sungai di Bali (untuk siswa SMA), demo singkat pemantauan kualitas air dengan bio indikator, pemutaran film animasi singkat tentang ajakan melestarikan air, film iklan layanan masyarakat untu melestarikan sungai, serta sambutan-sambutan.

Singkat, padat, jelas, dan tepat sasaran adalah motto yang digunakan dalam pelaksanaan workshop MOS tersebut.


Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
 
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
rah adi |110.139.186.xxx |17/09/2009
:no-comments: aq volunter PPLH bali....
temen2 yg lain sini....masih banyak kerjaan disini...trims
Reply | Quote
  • 0
  • 0
Morlow  - Saran |114.59.46.xxx |10/12/2009
:0 PPLH Bali kalau bisa, pada setiap banjar yang ada di bali terutama dikota, tolong diadakan kegiatan gotong royong... jadi kegiatan sidak penduduk ditiadakan dan diganti menjadi gotong royong membersihkan lingkungan wilayah banjar. Tolong sampaikan aspirasi ini ke instansi pemerintah. Mungkin pplh sebagai koordinator. Thanks
Reply | Quote
  • 0
  • 0
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta1

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 
Iklan

Gallery Random

Arsip

  • April, 2008
  • Desember, 2007
  • Oktober, 2007
  • April, 2007
  • Maret, 2007
  • Pebruari, 2007
  • November, 2006
  • Oktober, 2006
  • Agustus, 2006
  • Juni, 2006
  • Mei, 2006
  • April, 2006
  • Maret, 2006
  • Pebruari, 2006
  • Januari, 2006
  • Depan
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Petasitus
Copyright @ 2009. PPLH Bali. All rights reserved